Minggu, 11 November 2012

ULASAN TOPIK BAB 9 MEMPRODUKSI BARANG DAN JASA KELAS DUNIA


  • Ø PRODUKSI
adalah kegiatan untuk menghasilkan barang. Misalnya, kegiatan membuat kursi, membuat baju, atau merakit mobil. Pengertian tersebut sebenarnya tidak salah, hanya saja kurang lengkap. Selain menghasilkan barang atau jasa, kegiatan produksi juga harus menambah manfaat atau nilai guna suatu barang dan jasa. Dengan demikian, produksi adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang atau lembaga untuk menghasilkan atau menambah manfaat (nilai guna) suatu barang dan jasa. Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Untuk mendapatkan definisi produksi yang lebih lengkap, hal-hal berikut perlu diperhatikan.
  • Kegiatan produksi dilakukan oleh perusahaan.
  • Tujuan perusahaan adalah untuk memperoleh laba.
  • Perusahaan mengombinasikan seluruh sumber daya ekonomi untuk menghasilkan barang atau jasa.
  • Barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa produksi adalah kegiatan yang dilakukan perusahaan untuk memperoleh laba dengan mengombinasi seluruh sumber daya ekonomi untuk menghasilkan barang atau jasa yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Dari definisi tersebut, kita tahu bahwa tujuan perusahaan menghasilkan barang atau jasa adalah untuk memperoleh laba. Barang atau jasa tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kalau barang atau jasa yang dihasilkan tidak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, kegiatan tersebut tidak dapat digolongkan ke dalam kegiatan produksi.
Dalam melakukan kegiatan produksi, produsen berusaha menciptakan manfaat atau nilai guna suatu barang atau jasa, atau, sekurang-kurangnya menambah manfaat atau nilai guna barang atau jasa tersebut.
Tujuan akhir dari kegiatan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia sebagai konsumen. Agar bisa memenuhi kebutuhan konsumen, perusahaan sebagai produsen harus bisa menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa.
Kegunaan, manfaat, atau nilai guna suatu barang dan jasa adalah kepuasan yang diperoleh dari mengonsumsi suatu barang atau jasa tertentu. Nilai guna dari suatu barang atau jasa bisa diperoleh dari bentuk (form utility), tempat (place utility), dan waktu (time utility).
  1. Nilai guna bentuk
diperoleh karena mengubah bentuk suatu barang menjadi barang lain yang lebih tinggi nilai gunanya. Misalnya, kayu gelondongan yang tidak banyak manfaatnya, diubah bentuknya menjadi kursi atau meja.
  1. Nilai guna tempat
diperoleh karena memindahkan barang dari suatu tempat ke tempat lain. Misalnya, pasir atau kerikil jika masih berada di sungai tidak banyak manfaatnya. Jika dipindahkan ke kota dan dijual di toko bahan bangunan, pasir tersebut baru ada gunanya,
  1. Nilai guna waktu diperoleh karena menggunakan suatu barang di waktu-waktu tertentu. Misalnya, ketupat lebih tinggi nilai gunanya jika disajikan pada saat Lebaran. Terompet lebih tinggi nilai gunanya jika dibunyikan pada saat menjelang tahun baru.
  • Ø FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI :
  • tanah
  • tenaga kerja
  • modal
  • kewirausahaan dan
  • pengetahuan
  • Ø MANAJEMEN PRODUKSI
adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan semua aktivitas yang dilakukan para manajer untuk membantu perusahaan mereka membuat barang.
Pengertian manajemen produksi mencakup 3 unsur penting yaitu:
a. Adanya orang yang lebih dari satu
b. Adanya tujuan yang ingin dicapai
c. Orang yang bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan tersebut
Perkembangan manajemen produksi terjadi berkat dorongan beberapa faktor yang
menunjang yaitu :
a. Adanya pembagian kerja dan spesialisasi
b. Revolusi industri
c. Perkembangan alat dan teknologi (termasuk komputer)
d. Perkembangan ilmu dan metode kerja
  • Ø MANAJEMEN OPERASI
adalah area khusus didalam manajemen yang mengubah atau menstansformasi sumber menjadi barang dan jasa.
  • PROSES PRODUKSI
    • Form utility
adalah nilai yang ditambahkan dengan pembuatan barang dan jasa yang sudah jadi.
Manufaktur proses adalah bagian proses produksi yang secara fisik atau kimiawi mengubah bahan.
  • Proses perakitan
dalah bagian proses produksi yang menyatukan komponen-komponen.
Proses yang berkelanjutan adalah proses dimana produksi yang lama berjalan dan menghasilkan barang jadi berkali-kali.
  • Proses sebentar-sebentar
adalah proses produksi dimana jumlah produksi sedikit dan mesin sering diubah untuk membuat produk-produk yang berbeda.
Beberpa perkembangan besar telah secara radikal mengubah proses produksi di Amerika Serikat, menjadikan perusahaan-perusahaan AS lebih kompetitif adalah:
1.Manufaktur dan di desain yang dibantu dengan computer
Penyatuan desain yang dibantu dengan computer dengan manufaktur yang dibantu dengan computer.
2.Manufaktur yang fleksibel
Merancang mesin untuk mengerjakan banyak tugas, sehingga mesin tersebut dapat menghasilkan beragam produk.
3.Manufaktur yang ramping
Produksi barang dengan menggunakan segala sumber yang lebih sedikit ketimbang produksi massa.
4.Penyesuaian massa
Menyesuaikan produk untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individual.
  • PERENCANAAN MANAJEMEN OPERASI

         Perencanaan manajemen operasi melibatkan banyak isu yang sama, baik dalam sector manufaktur maupun jasa.isu-isu ini meliputi:
  • Lokasi Fasilitas
    Adalah proses pemilihan lokasi geografis untuk opersi perusahaan.
  • Tata Ruang Fasilitas
    Adalah susunan fisik sumber ( termasuk orang-orang) dalam proses produksi.
  • Perencanaan Persyaratan Bahan
    Adalah system manajemen operasi berbasis computer yang menggunakan ramalan penjualan untuk memastikan bahwa bagian-bagian dan bahan-bahan yang dibutuhkan tersedia pada waktu dan tempat yang tepat disatu perusahaan tertentu.
  • Pembelian
    Adalah fungsi dalam sebuah perusahaan yang mencari sumber bahan berkualitas, menemukan pemasok terbaik, dan menegosiasikan harga terbaik untuk barang dan jasa yang berkualitas.
  • Pengendalian Inventaris
    Adalah proses produksi dimana inventaris minimum disimpan dalam gudang serta bagian persediaan dan kebutuhan lain dikirimkan tepat waktu ke lini perakitan.
  • Kontrol Kualitas
    Adalah secara konsisten memproduksi apa yang diinginkan pelanggan sementara mengurangi kesalahan sebelum dan setelah pengiriman ke pelanggan.
  • Perusahaan beralih ke penggunaan standar kontrol kualitas modern, seprti sigma enam. Kualitas sigma enam adalah ukuran kualitas yang memperkenankan hanya 3,4 kerusakan per juta kesempatan.
  • Kontrol kualitas statistic adalah proses yang digunakan beberapa manajer untuk secara kontinu memonitor sesame fase proses produksi guna memastikan bahwa kualitas ditambahkan ked alam produk tersebut sejak awal.
  • Kontrol proses statistic adalah proses pengambilan sampel statistis dari komponen-komponen produk pada setiap tingkat proses produksi dan menggambarkan hasilnya di atas grafik.
  • Standar ISO 9000 dan ISO 14000
    ISO 9000
    Adalah nama umum yang diberikan untuk manajemen yang berkualitas dari standar yang terjamin.
    ISO 14000
    Adalah komponen praktik terbaik untuk mengelola pengaruh organisasi terhadap lingkungan.
  • PROSEDUR KENDALI : PERT DAN BAGAN GANTT

           Evaluasi program dan teknik tinjauan adalah metode untuk menganalisis tugas yang terlibat didalam penyelesaian proyek tertentu, perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas dan identifikasi waktu minimum yang dibutuhkan untuk menyelesaikan seluruh proyek.
Langkah-langkah yang digunakan dalam dalam penggunaan PERTT dalah:
1.Menganalisis dan mengurutkan tugas-tugas yang harus dilakukan.
2.Memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan setiap tugas.
3.Menggambar jaringan PERTT yang mengilustrasikan informasi dari langkah 1 dan 2.
4.Mengidentifikasikan jalan penting.
Jalan penting adalah urutan tugas yang membutuhkan waktu penyelesaian paling lama.
Bagan GANTT adalah sebuah grafik batang yang menunjukkan kepada manajer produksi proyek yang sedang di kerjakan dan seberapa banyak yang telah diselesaikan dalam waktu tertentu.
Sebuah penawaran produk atau jasa dapat dibedakan menjadi empat kelompok besar. Baik Philip Kotler maupun Henry Assael membedakan produk dan jasa ke dalam empat kelompok besar. Pengelompokan tersebut berdasarkan pada: produk dan jasa manakah yang diutamakan untuk ditawarkan, serta produk dan jasa manakah yang berfungsi sebagai sarana pendukung.
a) Barang Nyata Murni (Pure Product)
Merupakan barang-barang nyata yang mempunyai wujud nyata secara fisik, bisa dipegang, diraba, dibau, dan seterusnya, seperti sabun, pasta gigi, ataupun gula, yang umumya tidak didukung dan tidak membutuhkan jasa.
b) Barang Nyata dengan Jasa Tambahan (Product Related Service)
Merupakan barang-barang nyata yang mempunyai wujud nyata secara fisik yang ditunjang jasa untuk menambah penampilannya kepada konsumen. Sebagai contoh; mobil, komputer, dan barang-barang elektronik lain, serta produk-produk yang biasanya disertai garansi penjualan.
c) Jasa Utama dengan Disertai oleh Barang dan Jasa Tambahan (Equipment Intensive Service)
Intensitas jasa yang ditawarkan lebih besar daripada yang telah disebutkan sebelumnya. Namun untuk menghasilkan jasa yang hendak ditawarkan kepada konsumen diperlukan bantuan dan dukungan barang-barang berwujud. Misalnya dalam jasa penginapan (hotel), di mana selain menawarkan penginapan juga menawarkan fasilitan lain, di antaranya adalah restoran, fasilitas kebugaran (fitness centre).
d) Murni Jasa (Pure Service)
Merupakan mutlak jasa murni yang dalam proses produksinya tidak menggunakan dan tidak membutuhkan keberadaan barang berwujud, misalnya pengacara dan konsultan manajemen.
Dunia Manufaktur adalah seperangkat yang sangat berbeda ide, prinsip, pikiran, kebijakan dan teknik untuk operasi dan mengelola sebuah perusahaan manufaktur.
Kelas Dunia Manufaktur konsep dikembangkan sebagai Amerika Serikat mempengaruhi kebangkitan industri manufaktur Jepang setelah Perang Dunia II.
 
Itulah sedikit ulasan dari saya kurang lebihnya saya minta maaf.
trimakasih dan sampai jumpa.. :)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar